628218425629
keiko.alkes@gmail.com
Penjualan dan Sewa Alat Kesehatan

Blog

Gambar Artikel
Kesehatan

Prosedur dan Perhatian yang Perlu Diperhatikan dalam Penggantian Perban Luka

2024-11-30

Perban biasanya digunakan untuk luka yang tergolong parah. Sebelum menggunakan perban ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

  •            Hentikan perdarahan dengan menahannya langsung pada luka. Kemudian, bersihkan area yang terluka dengan air bersih atau air hangat. Jangan bersihkan luka dengan alkohol, hidrogen peroksida, iodin, atau mercurochrome yang bisa membahayakan jaringan dan memperlambat penyembuhan luka.
  • Tutup luka dengan plester yang banyak dijual di pasaran. Jika luka tergolong parah, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Perban yang terpasang untuk menutupi luka sebaiknya rutin untuk diganti. Perban yang menempel atau melekat pada kulit yang luka dapat diakibatkan oleh kondisi perban yang sudah lama tidak diganti, luka yang kering atau kurang lembab.

Hal hal yang harus diperhatikan untuk tetap menjaga kelembaban luka adalah :

  • Ganti perban setelah 24 jam pemasangan

·   Bersihkan luka untuk mengurangi resiko infesi, kemudian berikan salep antibiotik sesuai anjuran dokter dan tutup luka dengan plester.

·       Pastikan perban tetap bersih, dan jaga gar tidak kotor dan basah

Untuk perban yang menempel pada luka, maka harus dilepas secara perlahan. Hal ini tentu untuk menghindari luka yang terbuka dan munculnya luka baru. Sebaiknya untuk melepas perban dapat dilakukan dilayanan fasilitas kesehatan terdekat untuk dapat memastikan kondisi luka serta penanganan yang sesuai. Namun apabila anda hendak melakukannya sendiri dan luka yang dibalut perban termasuk luka ringan. Adapun yang dapat anda lakukan untuk menangani perban yang lengket pada kulit seperti:

·       Basahi perban dan luka dengan air bersih atau larutan Nacl, setelah dibasahi tahan kulit sekitar dan lepaskan perban secara perlahan. Anda juga dapat membasahi perban dengan air hangat.

·         Apabila luka yang ditimbulkan cukup luas dan kondisi luka masih basah, maka oleskan salap yang diberikan oleh dokter lalu tutup luka kembali dengan kasa/perban.

·     Jangan gunakan alkohol untuk membasahi perban dan luka, karena akan dapat menimbulkan iritasi dan sensasi nyeri.

·         Konsumsi makanan tinggi protein seperti daging, telur, kedelai untuk mempercepat proses penyembuhan luka.

·         Konsumsi air putih minimal 2 L sehari.

untuk pemesanan perban anda dapat mengunjungi www.keikoalkes.com