628218425629
keiko.alkes@gmail.com
Penjualan dan Sewa Alat Kesehatan

Blog

Gambar Artikel
Khusus

BEDA WARNA BEDA FUNGSI TUBE EDTA

2025-08-18

Kalau kamu pernah cek darah ke lab, mungkin pernah lihat petugas laboratorium memasukkan darah ke dalam tabung-tabung kecil dengan tutup berwarna-warni. Ada yang biru, hijau, merah, kuning, sampai ungu. Nah, tahukah kamu bahwa warna tutup tabung itu bukan asal pilih? Setiap warna punya fungsi berbeda sesuai jenis pemeriksaan yang dilakukan.

Kenapa Warna Tabung Itu Penting?

Warna tutup tabung darah menunjukkan jenis zat aditif (bahan tambahan) yang ada di dalam tabung tersebut. Aditif ini bisa berupa antikoagulan (untuk mencegah darah membeku), aktivator pembekuan, atau gel pemisah serum.Setiap jenis pemeriksaan membutuhkan jenis sampel berbeda ada yang butuh darah utuh, serum, atau plasma. Jadi, pemilihan tabung sangat krusial supaya hasil pemeriksaan akurat.

Tabung EDTASi Ungu yang Multifungsi

Apa Itu Tabung EDTA?

Tabung EDTA adalah tabung yang mengandung Ethylenediaminetetraacetic Acid, zat antikoagulan yang mengikat ion kalsium dalam darah untuk mencegah pembekuan. Tabung ini punya tutup warna ungu atau lavender warna khas yang langsung dikenali oleh petugas laboratorium.

Fungsi Utama:

  • Mencegah pembekuan darah

  • Menjaga struktur sel darah tetap utuh

  • Mempertahankan kualitas sampel untuk analisis hematologi

Pemeriksaan Apa Saja yang Pakai Tabung EDTA?

Tabung EDTA paling sering digunakan untuk pemeriksaan hematologi, seperti:

  1. Complete Blood Count (CBC)
    Untuk mengetahui jumlah dan jenis sel darah merah, putih, dan trombosit.

  2. Hitung Jenis Leukosit (Darah Putih)
    Untuk mengetahui jenis-jenis sel darah putih dan mendeteksi infeksi atau kelainan darah.

  3. Pemeriksaan Hemoglobin & Hematokrit
    Untuk mendeteksi anemia atau polisitemia.

  4. Apusan Darah Tepi
    Untuk melihat bentuk dan kelainan sel darah secara mikroskopik.

  5. Pemeriksaan Molekuler (DNA/RNA)
    Karena EDTA menjaga integritas sel dan asam nukleat.

Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Menggunakan Tabung EDTA

Walaupun terlihat simpel, penggunaan tabung EDTA butuh ketelitian:

  • Mengisi darah terlalu sedikit hasil bisa salah karena rasio EDTA tidak seimbang.

  • Tidak mencampur darah dengan EDTA setelah pengisian darah bisa menggumpal.

  • Mengocok terlalu kuat bisa merusak sel darah (hemolisis).

  • Salah urutan pengambilan bisa menyebabkan kontaminasi dari aditif tabung lain.

Tips Penggunaan yang Benar

  • Isi darah sesuai volume yang dianjurkan.

  • Balik tabung perlahan 8–10 kali setelah pengisian.

  • Gunakan tabung EDTA sesuai urutan pengambilan darah jika menggunakan lebih dari satu jenis tabung.

  • Simpan pada suhu 2–8°C jika tidak langsung diperiksa (maksimal 24 jam untuk pemeriksaan hematologi).

Kesimpulan

Kategori

Artikel Terbaru