628218425629
keiko.alkes@gmail.com
Penjualan dan Sewa Alat Kesehatan

Blog

Gambar Artikel
Kesehatan

CARA MEMBACA HASIL PENGUKURAN PADA TENSI DIGITAL DENGAN BENAR

2026-06-04

Mengukur tekanan darah menggunakan tensi digital kini menjadi pilihan banyak orang karena praktis dan mudah dilakukan di rumah. Namun, tidak sedikit pengguna yang masih bingung dalam memahami angka-angka yang muncul pada layar alat. Padahal, membaca hasil pengukuran dengan benar sangat penting untuk mengetahui kondisi kesehatan dan mendeteksi risiko gangguan tekanan darah sejak dini.

Mengenal Angka pada Tensi Digital

Setelah proses pengukuran selesai, layar tensi digital biasanya menampilkan tiga informasi utama, yaitu:

1. Tekanan Sistolik (SYS)

Tekanan sistolik adalah angka yang menunjukkan tekanan darah saat jantung berkontraksi dan memompa darah ke seluruh tubuh. Biasanya ditampilkan pada bagian atas layar dengan label SYS.

Contoh:

SYS: 120 mmHg

Artinya tekanan darah sistolik Anda adalah 120 milimeter merkuri (mmHg).

2. Tekanan Diastolik (DIA)

Tekanan diastolik menunjukkan tekanan darah saat jantung berada dalam kondisi istirahat di antara dua denyutan. Biasanya ditampilkan di bawah angka sistolik dengan label DIA.

Contoh:

DIA: 80 mmHg

Artinya tekanan darah diastolik Anda adalah 80 mmHg.

3. Denyut Nadi (PULSE)

Angka ini menunjukkan jumlah detak jantung per menit. Biasanya ditampilkan dengan simbol hati atau label PULSE.

Contoh:

PULSE: 72 bpm

Artinya jantung berdetak sebanyak 72 kali per menit.

Cara Membaca Hasil Tekanan Darah

Hasil tekanan darah selalu ditulis dalam format:

Sistolik / Diastolik

Misalnya:

120/80 mmHg

Artinya:

  • 120 = tekanan sistolik

  • 80 = tekanan diastolik

Angka ini digunakan sebagai acuan untuk menilai apakah tekanan darah seseorang normal, rendah, atau tinggi.

Kategori Tekanan Darah

Berikut klasifikasi tekanan darah yang umum digunakan:

Kategori

Sistolik

Diastolik

Normal

Kurang dari 120

Kurang dari 80

Meningkat

120–129

Kurang dari 80

Hipertensi Tingkat 1

130–139

80–89

Hipertensi Tingkat 2

140 atau lebih

90 atau lebih

Krisis Hipertensi

Lebih dari 180

Lebih dari 120

Jika hasil pengukuran menunjukkan angka yang sangat tinggi atau disertai gejala seperti nyeri dada, sesak napas, atau pusing berat, segera cari pertolongan medis.

Contoh Membaca Hasil Tensi Digital

Contoh 1

Hasil:

  • SYS: 118

  • DIA: 76

  • PULSE: 70

Interpretasi:

Tekanan darah berada dalam kategori normal dengan denyut nadi yang masih dalam rentang normal.

Contoh 2

Hasil:

  • SYS: 135

  • DIA: 85

  • PULSE: 82

Interpretasi:

Tekanan darah termasuk kategori hipertensi tingkat 1 dan perlu dipantau secara rutin.

Contoh 3

Hasil:

  • SYS: 95

  • DIA: 60

  • PULSE: 68

Interpretasi:

Tekanan darah cenderung rendah. Jika disertai pusing atau lemas, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Simbol yang Sering Muncul pada Tensi Digital

Selain angka, beberapa alat tensi digital juga menampilkan simbol tertentu, seperti:

  1. Simbol Detak Jantung

Menunjukkan denyut nadi yang terdeteksi selama pengukuran.

  1. Indikator Aritmia

Beberapa alat memiliki fitur pendeteksi irama jantung tidak teratur. Jika simbol ini muncul berulang kali, konsultasikan dengan dokter.

  1. Indikator Baterai

Menandakan daya baterai mulai lemah dan perlu diganti agar hasil pengukuran tetap akurat.

  1. Indikator Gerakan

Muncul ketika pengguna bergerak selama pengukuran, yang dapat memengaruhi hasil.

Tips Agar Hasil Pengukuran Akurat

Untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat, lakukan beberapa hal berikut:

  • Duduk tenang selama 5 menit sebelum pengukuran.

  • Hindari merokok, minum kopi, atau berolahraga 30 menit sebelumnya.

  • Pasang manset sesuai petunjuk penggunaan.

  • Letakkan lengan sejajar dengan posisi jantung.

  • Jangan berbicara atau bergerak saat alat bekerja.

  • Lakukan pengukuran 2–3 kali dan ambil rata-ratanya jika diperlukan.

Kapan Harus Menghubungi Dokter?

Segera konsultasikan dengan dokter apabila:

  • Tekanan darah terus berada di atas 140/90 mmHg.

  • Hasil pengukuran menunjukkan angka sangat tinggi atau sangat rendah secara berulang.

  • Muncul gejala seperti pusing berat, nyeri dada, sesak napas, atau penglihatan kabur.

  • Simbol gangguan irama jantung sering muncul pada alat.

Kesimpulan

Membaca hasil pengukuran pada tensi digital sebenarnya cukup mudah jika memahami arti setiap angka yang ditampilkan. Angka sistolik, diastolik, dan denyut nadi memberikan gambaran penting mengenai kondisi kesehatan jantung dan pembuluh darah. Dengan mengetahui cara membaca hasil pengukuran secara benar, Anda dapat memantau tekanan darah secara mandiri dan mengambil langkah pencegahan lebih awal apabila terjadi perubahan yang tidak normal. Pemantauan rutin juga membantu menjaga kesehatan dan mengurangi risiko berbagai penyakit kardiovaskular di masa depan.

Kategori

Artikel Terbaru