628218425629
keiko.alkes@gmail.com
Penjualan dan Sewa Alat Kesehatan

Blog

Gambar Artikel
Kesehatan

CARA MENGGUNAKAN KURSI MANDI PASIEN DENGAN BENAR AGAR TIDAK LICIN DAN AMAN

2025-11-04

Merawat pasien, lansia, atau orang dengan keterbatasan gerak membutuhkan perhatian ekstra, terutama saat mandi. Salah satu alat bantu penting dalam kegiatan ini adalah kursi mandi pasien (shower chair). Alat ini membantu pasien mandi dengan posisi duduk yang stabil dan mengurangi risiko jatuh di kamar mandi. Namun, agar penggunaannya benar-benar aman, kursi mandi harus digunakan dengan cara yang tepat.

1. Pilih Kursi Mandi yang Tepat

Sebelum digunakan, pastikan kursi mandi sesuai dengan kondisi pasien:

  • Pilih bahan anti karat seperti aluminium atau plastik tebal.

  • Perhatikan kapasitas beban, sesuaikan dengan berat badan pasien.

  • Pastikan ada karet anti-slip di kaki kursi agar tidak mudah bergeser.

  • Untuk pasien dengan keterbatasan gerak berat, pilih kursi dengan sandaran dan pegangan tangan.

2. Pastikan Lantai Kamar Mandi Tidak Licin

Keamanan utama berasal dari permukaan tempat kursi diletakkan.

  • Bersihkan lantai dari sabun atau sisa air yang membuat licin.

  • Gunakan alas karet anti-slip di bawah kursi.

  • Pastikan permukaan lantai rata agar kursi tidak goyah.

3. Atur Posisi Kursi dengan Stabil

Sebelum pasien duduk:

  • Letakkan kursi di tempat yang mudah dijangkau air dan sabun, tetapi tidak terlalu dekat dengan pancuran agar tidak membasahi lantai terlalu cepat.

  • Periksa kestabilan kursi dengan sedikit menggoyangkannya sebelum digunakan.

4. Bantu Pasien Duduk dengan Aman

Saat membantu pasien duduk:

  • Pastikan kursi dalam posisi terkunci (jika ada pengunci roda).

  • Pegang tangan pasien dan bantu perlahan saat duduk.

  • Jika kursi memiliki sandaran tangan, arahkan pasien untuk memegangnya saat menurunkan tubuh.

5. Gunakan Sabun dan Air dengan Hati-hati

Selama proses mandi:

  • Hindari penggunaan sabun yang terlalu licin, seperti sabun batang tanpa alas.

  • Gunakan sabun cair yang bisa ditaruh di wadah stabil.

  • Pastikan air tidak menggenang di sekitar kaki kursi.

6. Setelah Mandi, Keringkan dengan Benar

  • Keringkan tubuh pasien sebelum berdiri agar tidak tergelincir.

  • Setelah selesai, bilas dan keringkan kursi untuk mencegah lumut dan bau.

  • Simpan kursi di tempat kering dan berventilasi baik.

7. Periksa Kondisi Kursi Secara Berkala

Setiap minggu, periksa:

  • Apakah karet anti-slip masih menempel kuat.

  • Ada tidaknya retak atau karat pada bagian logam.

  • Pastikan semua baut dan sambungan masih kencang.

Kesimpulan

Menggunakan kursi mandi pasien memang membantu menjaga keselamatan dan kenyamanan selama mandi, tetapi keamanan sangat bergantung pada cara penggunaan yang benar. Dengan memilih kursi yang tepat, menjaga kebersihan dan kekeringan lantai, serta membantu pasien dengan hati-hati, risiko tergelincir atau jatuh dapat diminimalkan.