628218425629
keiko.alkes@gmail.com
Penjualan dan Sewa Alat Kesehatan

Blog

Gambar Artikel
Kesehatan

HAL-HAL YANG SEBAIKNYA DIHINDARI SAAT MENGGUNAKAN SELANG KATETER

2026-07-17

Selang kateter urine adalah alat medis yang digunakan untuk membantu mengalirkan urine dari kandung kemih ke kantong penampung ketika seseorang tidak dapat buang air kecil secara normal atau membutuhkan pemantauan jumlah urine. Penggunaan kateter harus dilakukan sesuai indikasi medis dan mengikuti petunjuk dari dokter atau tenaga kesehatan.

Selain memahami cara penggunaan yang benar, penting juga mengetahui hal-hal yang sebaiknya dihindari selama menggunakan selang kateter. Perawatan yang tepat dapat membantu menjaga kenyamanan pengguna serta mengurangi risiko terjadinya masalah pada saluran kemih.

Mengapa Perawatan Selang Kateter Penting?

Selang kateter merupakan alat yang berhubungan langsung dengan saluran kemih. Oleh karena itu, kebersihan, posisi, dan cara perawatannya perlu diperhatikan agar alat tetap berfungsi dengan baik dan nyaman digunakan.

Hal-Hal yang Sebaiknya Dihindari

1. Menarik atau Mencabut Selang Kateter Sendiri

Jangan menarik, menggeser, atau mencabut selang kateter tanpa arahan dari tenaga kesehatan. Tindakan ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman atau cedera pada saluran kemih.

2. Membiarkan Selang Tertekuk atau Terjepit

Pastikan selang tidak terlipat, tertekuk, atau tertindih benda lain karena dapat menghambat aliran urine ke kantong penampung.

3. Membiarkan Kantong Urine Terlalu Penuh

Kosongkan kantong urine secara berkala sesuai petunjuk tenaga kesehatan. Kantong yang terlalu penuh dapat mengurangi kenyamanan dan memengaruhi kelancaran aliran urine.

4. Meletakkan Kantong Urine Lebih Tinggi dari Kandung Kemih

Saat menggunakan kateter, kantong penampung urine sebaiknya berada di bawah posisi kandung kemih. Hal ini membantu aliran urine tetap lancar sesuai prinsip penggunaan kateter.

5. Mengabaikan Kebersihan Tangan

Selalu cuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh selang kateter atau kantong urine. Kebersihan tangan merupakan langkah penting dalam membantu mengurangi risiko kontaminasi.

6. Membuka Sambungan Kateter Tanpa Perlu

Hindari melepas atau membuka sambungan antara selang kateter dan kantong urine jika tidak diperlukan. Sistem yang tetap tertutup membantu menjaga kebersihan alat.

7. Menggunakan Kateter yang Rusak

Jangan menggunakan selang kateter apabila terlihat retak, bocor, berubah warna, atau mengalami kerusakan lainnya. Gunakan alat yang masih dalam kondisi baik sesuai petunjuk penggunaan.

Tips Merawat Selang Kateter

Beberapa langkah sederhana berikut dapat membantu menjaga kebersihan dan kenyamanan selama menggunakan kateter:

  • Cuci tangan sebelum dan sesudah memegang kateter.

  • Bersihkan area sekitar tempat masuknya kateter sesuai anjuran tenaga kesehatan.

  • Pastikan selang tidak tertarik atau tertekuk saat bergerak.

  • Jaga kantong urine tetap berada di bawah posisi kandung kemih.

  • Kosongkan kantong urine secara berkala sesuai petunjuk.

  • Gunakan kateter dan aksesori sesuai petunjuk produsen serta tenaga kesehatan.

Kapan Harus Menghubungi Dokter?

Segera konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan apabila mengalami:

  • Urine tidak mengalir ke kantong penampung.

  • Selang kateter terlepas atau bocor.

  • Demam atau menggigil.

  • Nyeri yang semakin berat pada area sekitar kateter.

  • Urine tampak sangat keruh, berbau menyengat, atau terdapat darah dalam jumlah yang tidak biasa.

  • Kebocoran urine di sekitar kateter.

Jangan mencoba memperbaiki atau mengganti kateter sendiri tanpa arahan tenaga kesehatan.

Kesimpulan

Penggunaan selang kateter memerlukan perhatian terhadap kebersihan dan cara perawatan yang benar. Hindari menarik selang, membiarkan selang tertekuk, meletakkan kantong urine terlalu tinggi, atau mengabaikan kebersihan tangan karena hal tersebut dapat mengganggu fungsi kateter dan meningkatkan risiko masalah.

Selalu gunakan selang kateter sesuai petunjuk produsen dan ikuti anjuran dokter atau tenaga kesehatan. Apabila muncul keluhan atau tanda-tanda yang tidak biasa selama penggunaan kateter, segera lakukan konsultasi agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Kategori

Artikel Terbaru