628218425629
keiko.alkes@gmail.com
Penjualan dan Sewa Alat Kesehatan

Blog

Gambar Artikel
Kesehatan

Memasang Masker Oksigen Yang Benar dan Tepat

2024-07-29

Masker oksigen atau oxygen mask adalah alat medis yang digunakan untuk membantu menyalurkan gas pernafasan oksigen dari tabung oksigen ke paru-paru. Masker oksigen dapat menutupi hidung dan mulut (oral nasal mask) atau seluruh wajah (full-face mask). Masker oksigen umumnya transparan dan mempunyai tali sehingga dapat mengikat kuat mengelilingi wajah pasien. Masker oksigen antara lain :
  • Simple face mask: masker dasar sekali pakai, terbuat dari plastik bening, berfungsi memberikan terapi oksigen bagi pasien yang mengalami kondisi seperti nyeri dada, pusing, dan pendarahan ringan
  • Non-rebreathing mask: memiliki katup satu arah, menutupi hidung dan mulut. Katup satu arah ada di antara kantong reservoir dan masker oksigen. Oksigen hanya bisa mengalir dari kantong reservoir ke masker. Katup mencegah masuknya udara yang dihembuskan ke dalam kantong. Katup satu arah lainnya memungkinkan udara yang dihembuskan mengalir keluar ke atmosfer tetapi mencegah udara atmosfer masuk ke dalamnya
  • Venturi mask: mempunyai jet adapter yang terletak antara masker dengan pipa dari tabung oksigen. Jet adapter ini memungkinkan pengaturan aliran oksigen dan konsentrasi oksigen yang dihirup pasien
  • Nonrebreathing oxygen face mask (NRM): alat untuk mengalirkan oksigen kecepatan rendah pada pasien yang bisa bernapas spontan. NRM memiliki komponen reservoir oksigen murni dan katup pernapasan satu arah arah yang memungkinkan pengiriman oksigen konsentrasi tinggi kepada pasien (FiO2 sekitar 90%)

Masker oksigen sebaiknya digunakan dalam kondisi-kondisi tertentu, antara lain:

  • Pasien mengalami kekurangan kadar oksigen dalam darah atau hipoksemia
  • Pasien mengalami kondisi seperti nyeri dada, pusing, dan pendarahan ringan
  • Pasien membutuhkan oksigen tambahan melalui terapi oksigen.
  • Pasien mengalami gangguan pernapasan seperti asma, pneumonia, atau penyakit paru obstruktif kronis (PPOK)
  • Pasien mengalami kondisi medis yang membutuhkan oksigenasi tambahan seperti serangan jantung, keracunan karbon monoksida, atau cedera paru-paru.



    Sebelum menggunakan masker oksigen, sebaiknya pasien terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan jenis masker oksigen yang sesuai dengan kondisi medis pasien

Berikut adalah cara memasang masker oksigen dengan benar:

  1. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum memasang masker oksigen.
  2. Pastikan masker oksigen yang akan digunakan bersih dan steril.
  3. Pasang masker oksigen pada wajah pasien, pastikan masker menutupi hidung dan mulut pasien dengan rapat.
  4. Gunakan tali elastis yang ada pada masker oksigen untuk mengikat masker pada kepala pasien. Pastikan tali elastis tidak terlalu ketat atau terlalu longgar.
  5. Nyalakan tabung oksigen dan atur aliran oksigen sesuai dengan kebutuhan pasien